Wahai Kau UN (?)

Banyak cerita yang terlewatkan

Namun diri harus berkata apa

Entahlah

 

Timpakan ini semua padanya

Sebut saja UN

 

Dialah yang mengambil seluruh waktu yang kupunya

Salahkan padanya!!!

 

Hari terus berjalan

Aku dan dia kian dekat

Akrab

Walaupun seluruh partikel dalam tubuhku ini membenci dirinya

Dirinya yang menjadi SATU-SATUNYA JALAN penentu hidupku

 

Aku membencinya

Sungguh

Namun tak bisa mengelak

 

Jadi, kucoba tuk bersabar dengannya

Yang makin akrab dengan diriku

 

(nb: tidak ada maksud tertentu =)))) just for fun, guys )

Berbeda :’)

Kita itu berbeda

Beda seperti langit dan bumi

Beda seperti minyak dan air

Beda seperti busur yang menunjukkan angka 0 derajat dengan angka 180 derajat

Kita takkan pernah bisa disatukan

Sesulit apapun kita mencoba, kita akan tetap selalu terpisah

Tapi, bukankah itu alasan mengapa kita dipertemukan

Bukan untuk disatukan

Namun untuk melengkapi :)

Sejujurnya, aku tidak pernah tau apa arti sebenarnya dari C I N T A

Aku hanya bisa menebak-nebaknya saja

Apakah itu suatu hal yang membuatmu bahagia?

Atau apakah itu suatu hal yang membuatmu sakit?

Atau justru apakah cinta itu hanya membuatmu bahagia di awal, dan sakit di akhir?

Aku takut jika cinta itu justru menyakitkan.

Aku takut mencintai apabila hati ini hanya menjadi sakit

Aku takut ~

Tapi aku juga ingin tau apa itu C I N T A